Wednesday, March 3, 2010 Tugas diskusi kelompok psi.pddk 3

1. Psikologi pendidikan dan media pembelajaran
Menurut kelompok kami terkait dengan materi “psikologi pendidikan dan media pembelajaran”, media pembelajaran sekarang bukan hanya sekedar alat bantu bagi guru dalam menyampaikan materi-materi pembelajaran di sekolah. Media pembelajaran ini manfaatnya sangat luas, dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki peserta didik, melampaui batas ruang dan waktu, dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran juga dapat meningkatkan kemampuan peserta didik untuk mengakses teknologi informasi dan komunikasi dan mempunyai ketrampilan dalam mengaplikasikannya.
Contohnya Penggunaan komputer dalam proses belajar. Ketrampilan dalam menggunakan komputer sangat dibutuhkan peserta didik untuk hidup dan kehidupannya di masa kini dan masa yang akan datang. Dalam perkuliahan psikologi pendidikan, selain menggunakan berbagai media,seperti proyektor, laptop dan wifi, kita sebagai mahasiswa juga diharuskan mempunyai blog sendiri. Dengan begitu, semua mahasiswa diharuskan membuat dan mampu mengaplikasikan blog tersebut. Dari tugas individu maupun kelompok, materi kuliah dan berbagai info lainnya dapat diakses dari blog.
5 url :
http://bugishq.blogspot.com/2008/07/komputer-sebagai-media-pembelajaran.html
http://dosen.fip.um.ac.id/sihkabuden/?p=6
http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/12/media-pembelajaran/
http://sutisna.com/pendidikan/media-pendidikan/manfaat-media-pendidikan/
http://citraedukasi.blogspot.com/2008/12/media-pembelajaran.html
Referensi
Munir.2008. Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.Bandung:Alfabeta,CV
2. Psikologi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran
Teknologi pendidikan yang juga dikenal sebagai teknologi pembelajaran adalah studi dan etika praktik dalam memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengatur proses dan sumber teknologi yang tepat. Istilah teknologi pendidikan sering diasosiasikan dengan teori instruksional dan teori belajar. Teknologi instruksional meliputi proses dan sistem belajar dan instruksi, sedangkan teknologi pendidikan berkaitan dengan segala sistem yang digunakan dalam proses perkembangan kemampuan manusia.
Dengan semakin berkembangnya teknologi mempengaruhi proses belajar mengajar di dunia pendidikan. Teknologi memberikan kemudahan baik bagi pengajar maupun peserta didik dalam mengakses informasi pembelajaran.
Teknologi ini tidak hanya terpaku pada proses belajar secara e-learning akan tetapi proses belajar secara tatap muka (face to face) juga bisa dianggap sebagai pemanfaatan dari teknologi tergantung dari alat maupun fasilitas yang digunakan. Teknologi dapat berupa teknologi cetak, teknologi audio-visual, teknologi berbasis komputer, teknologi terpadu.
Menurut kelompok kami, dengan adanya pemanfaatan teknologi secara efektif akan dapat menunjang proses belajar mengajar karena bahan ajar tidak hanya terpaku pada kurikulum yang berlaku, para peserta didik juga dapat mengembangkan kemampuan kognitif mereka karena proses pembelajaran yang didapat tidak hanya dari institusi-institusi tertentu.
Tiga teori utama yang merupakan dasar dalam teknologi pendidikan antara lain :
1. Behaviorisme
2. Kognitivisme
3. Konstruktivisme
Referensi :
Santrock, J.W. 2008. Psikologi Pendidikan edisi kedua. Jakarta: Kencana
http://amrull4h99.wordpress.com/2009/12/24/landasan-psikologi-pendidikan/
http://en.wikipedia.org/wiki/Educational_technology
http://thegoebbeiz.wordpress.com/2009/11/15/teknologi-pembelajaran-aect-1994/
http://www.wijayalabs.com/2008/06/23/kawan-teknologi-pembelajaran/
http://www.teknologi-pembelajaran.co.cc/2009/09/pengertian-teknologi-pendidikan-tidak.html
3. Ragam model pembelajaran
Ragam model pembelajaran adalah berbagai cara yang digunakan oleh guru ataupun staf pengajar dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Ragam model pembelajaran yang dibuat tentu mempunyai benefit/ manfaat yg sekiranya berguna bagi semuanya,adapun model desain pembelajaran ditujukkan untuk:
-memudahkan para pengajar dlm memilih desain pembelajaran yang cocok untuk dipakai.
-meningkatkan hasil belajar anak didik baik dr segi pemahaman konsep maupun prakteknya,mningkatkan daya kreatifitas anak didik.
-sebagai materi bahan ajar dan bahan acuan bagi pengajar.
Berbagai ragam model pembelajaran metode pembelajaran:
1. Metode ceramah
2. Metode Diskusi
3. Metode Demonstrasi
4. Metode karyawisata/widyamisata
5. Metode Tanya jawab
6. Mind Mapping
7. Role Playing
8. Kumon

Sebenarnya masih banyak ragam model desain pembelajaran, , namunmenurut kelompok kami, metode pembelajaran dia atas yang paling sering digunakan walaupun begitu bukan berarti tidak bagus namun lebih sesuai dan karena telah terbiasa.
Hubungan antara berbagai metode pembelajaran dan buku referensi(Santrock, John W. Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua. Jakarta: Kencana. 2008) adalah di buku referensi dikatakan menciptakan lingkungan yang positif(hal. 566) untuk pembelajaran dengan melakukan strategi umum yang kemudian dikenal dengan metode pembelajaran. Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pemilihan metode pembelajaran oleh staf pengajar sangat berpengaruh terhadap situasi proses belajar murid. Apakah ia akan menggunakan metode ceramah yang tentunya membuat anak murid pasif atau menjalankan metode diskusi , kelompok kami telah menjelaskan kelebihan dan kerugian beberapa metode pembelajaran. Di buku yang kami baca juga ada berbicara tentang mengajak murid untuk bekerja sama itu juga salah satu metode pembelajaran. Oleh karena itu pemilihan metode pembelajaran sangat penting untuk menciptakan lingkungan posif dalam proses belajar-mengajar.

5 url yang berkualitas:
http://tik-sdntilote.blogspot.com/2009/04/macam-macam-metode-pembelajaran.html
http://umum.kompasiana.com/2009/06/08/macam-macam-metode-pembelajaran/
http://model-pembelajaran.blogspot.com/2008/08/ragam-model-pembelajaran.html
http://linabudi.student.fkip.uns.ac.id/2009/10/30/macam-macam-metode-pembelajaran/
http://tpers.net/?p=718

Testimoni : pembelajaran yang dilakukan secara on-line cukup menyenangkan walaupun agak kerepotan karena pemberitahuan baru dilakukan pada saat akan memulai kuliah, apalagi banyak mahasiswa yang tidak punya fasilitas mengakses internet harus pulang dan mengerjakannya dari rumah sehingga waktu yang diberikan untuk mengerjakan tugas sangat sempit. Pembelajaran tanpa melalui tatap muka dengan pengajar lebih mudah karena mahasiswa tidak perlu duduk diam selama 3 sks mendengarkan ceramah dari dosen.
Nama Kelompok:

1. Jeremy (09-031)
2. Jessica (09-035)
3. Verawaty (09-043)
4. Andri Sony (09-079)
5. Teresia (09-083)

0 komentar:

Posting Komentar